Festival Film Indonesia (FFI) resmi mengumumkan daftar nominasi untuk seluruh kategorinya yang disiarkan dari Gedung Produksi Film Negara (PFN) Jakarta pada Minggu (19/10). Dalam pengumuman tersebut, film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar dan The Shadow Strays karya Timo Tjahjanto mendominasi dengan masing-masing 12 kategori.
Sebanyak 794 karya terdaftar dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2025 yang mengusung tema Puspawarna Sinema Indonesia. Jumlah tersebut mencakup 130 film animasi panjang, 72 film animasi pendek, 13 film dokumenter panjang, 102 film dokumenter pendek, serta 201 karya kritik film.

Berikut daftar nominasi Piala Citra FFI 2025:
Film Cerita Panjang Terbaik
- Jumbo
- Pangku
- Pengepungan di Bukit Duri
- Perang Kota
- Sore: Istri dari Masa Depan
Sutradara Terbaik
- Joko Anwar – Pengepungan di Bukit Duri
- Mouly Surya – Perang Kota
- Ryan Adriandhy – Jumbo
- Timo Tjahjanto – The Shadow Strays
- Yandy Laurens – Sore: Istri dari Masa Depan
Pemeran Utama Pria Terbaik
- Arswendy Bening Swara – Tale of The Land
- Dion Wiyoko – Sore: Istri dari Masa Depan
- Morgan Oey – Pengepungan di Bukit Duri
- Nicholas Saputra – Siapa Dia
- Ringgo Agus Rahman – Panggil Aku Ayah

Pemeran Utama Perempuan Terbaik
- Acha Septriasa – Qodrat 2
- Aurora Ribero – The Shadow Strays
- I’m Claresta Taufan – Pangku
- Lola Amaria – Gowok
- Sheila Dara Aisha – Sore: Istri dari Masa Depan
Pencipta Lagu Tema Terbaik
- Anindyo Baskoro, Arya Aditya Ramadhya & Ilman Ibrahim Isa (Laleilmanino) “Selalu Ada di Nadimu “ – Jumbo
- Brigita Meliala “Berakhir di Aku” – Home Sweet Loan
- Gerald Situmorang, Iga Massardi & Asteriska “Terbuang Dalam Waktu” – Sore: Istri dari Masa Depan
- Ira Fachir & Simhala Avadana “Dengar Hatimu” – Jumbo
- Melly Goeslaw “ Tegar” – Panggil Aku Ayah
Penata Musik Terbaik
- Aghi Narottama – Pengepungan di Bukit Duri
- Fajar Yuskemal – The Shadow Strays
- Ofel Obaja – Jumbo
- Ricky Lionardi – Pangku
- Zeke Khaseli & Yudhi Arfani – Perang Kota
Penata Suara Terbaik
- Anhar Moha – Pengepungan di Bukit Duri
- Arief Budi Santoso – The Shadow Strays
- Ridho Fachri & Indrasetno Vyatrantra – Home Sweet Loan
- Satrio Budiono & Ichsan Rachmadita – Rangga & Cinta
- Syaifullah Praditya – Tinggal Meninggal
- Wahyu Tri Purnomo – Panggil Aku Ayah
Film Cerita Pendek Terbaik
- Anak Macan
- Dengarlah Nyanyian Ping Pong
- Little rebels Cinema Club
- Pelabuhan Berkabut
- Sammi, Who Can Detach His Body Parts
Pengarah Sinematografi Terbaik
- Batara Goempar, I.C.S. – The Shadow Strays
- Dimas Bagus Triatma – Sore: Istri dari Masa Depan
- Ical Tanjung, I.C.S. – Pengepungan di Bukit Duri
- Muhammad Firdaus – Siapa Dia
- Roy Lolang, I.C.S. – Perang Kota
Pengarah Artistik Terbaik
- Ahmad Zulkarnaen – Panggil Aku Ayah
- Antonius Boerdy – The Shadow Strays
- Dennis Sutanto – Pengepungan di Bukit Duri
- Dita Gambiro – 1 Kakak 7 Ponakan
- Eros Eflin – Pangku
- Frans Paat – Perang Kota
Penata Efek Visual Terbaik
- Abby Eldipie, Kalvin Irawan, Qanary Studio, LMN Studio, GAJAFX & NO3G Visual Effects – Pengepungan di Bukit Duri
- Bintang Adi Pradana – Dia Bukan Ibu
- Gaga Nugraha Ramadhan – Qodrat 2
- Mattebox Visualworks (Riza Thohariansyah & Rifandy Rasyid) – The Shadow Strays
- Muhammad Nur Huda – Perang Kota
Penyunting Gambar Terbaik
- Akhmad Fesdi Anggoro – Pangku
- Aline Jusria – Home Sweet Loan
- Dinda Amanda – The Shadow Strays
- Haris F. Syah & Wawan I. Wibowo – Gowok
- Hendra Adhi Susanto – Sore: Istri dari Masa Depan
- Joko Anwar, Erwin Prasetya Kurniawan & Teguh Raharjo – Pengepungan di Bukit Duri
Karya Kritik Film Terbaik
- 20 Tahun ‘Tentang Dia’: Membingkai Keintiman Sapphic di Indonesia 2000an – Catra Wardhana
- Ilusi Kebebasan Perempuan Dalam Gowok – Aurelia Gracia Novena
- Rambut dalam ‘Nana’, Tempat Trauma dan Rahasia Digelung Bersama – Catra Wardhana
- Smong Aceh: Duka yang Tak Selesai dan Segala Ketangguhan Itu – Raisa Kamila
- Tendangan, Pengkhianatan, dan Mimpi di Tengah Mafia: Alegori ‘Elang’ (2025) dalam Psiko-Politik Sepak Bola Nusantara – Purwoko Ajie
Film Dokumenter Panjang Terbaik
- Goodbye Tarling, Forgive Me Darling
- Jagad’e Raminten: Kabaret Kehidupan (Raminten Universe: Life Is A Cabaret)
- Kidung Tani
- Swaradwipa: Di Antara Bunyi dan Sunyi di Jagat Sumba
- Tambang Emas Ra Ritek
Film Dokumenter Pendek Terbaik
- Pendekar Daster Rombeng & Pendongeng Sakti
- Sandiang Harus Pulang
- Satu Langkah Lagi
- Sie
- The Other Daughter
Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik
- Artika Sari Devi – Dia Bukan Ibu
- Christine Hakim – Pangku
- Hana Malasan – The Shadow Strays
- Raihaanun – Gowok
Pemeran Pendukung Pria Terbaik
- Boris Bokir – Panggil Aku Ayah
- Jerome Kurnia – Perang Kota
- Omara Esteghlal – Pengepungan di Bukit Duri
- Reza Rahadian – Gowok
Film Animasi Panjang Terbaik
- Jumbo
- Panji Tengkorak
- Warkop DKI Kartun
Film Animasi Pendek Terbaik
- Get Money
- Kwartet: Gupala Sang Jagawana
- Sanong Ingin Ke Pesta
- So I Pray
- Wae
Penata Rias Terbaik
- Aktris Handradjasa – Siapa Dia
- Eba Sheba – Perang Kota
- Ernaka Puspita – The Shadow Strays
- Faradillah Evariani – Gowok
- Novie Ariyanti – Pengepungan di Bukit Duri
Penata Busana Terbaik
- Hagai Pakan – Panggil Aku Ayah
- Hagai Palolo Pakan – Gowok
- Meutia Pudjowarsito – Perang Kota
- Retno Ratih Damayanti – Siapa Dia
- Victoria Esti Wahyuni – The Shadow Strays
Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
- Asaf Antariksa, Ghea Rexy & Charles Gozali – Qodrat 2
- Mouly Surya – Perang Kota
- Widya Arifianti & Sabrina Rochelle Kalangie – Home Sweet Loan
- Yandy Laurens – 1 Kakak 7 Ponakan
- Yandy Laurens – Sore: Istri dari Masa Depan
Penulis Skenario Asli Terbaik
- Hanung Bramantyo & Z. Z. Mulya Galih – Gowok
- Joko Anwar – Pengepungan di Bukit Duri
- Kristo Immanuel & Jessica Tjiu – Tinggal Meninggal
- Reza Rahadian & Felix K. Nesi – Pangku
- Ryan Adriandhy & Widya Arifianti – Jumbo
- Timo Tjahjanto – The Shadow Strays
Sementara itu, malam puncak penganugerahan Piala Citra FFI 2025 akan digelar pada 20 November 2025 mendatang.
Penulis: As Syifa Dzihni Nafisa
Editor: Efraim Ryan Revangga Pakpahan
