Smart Listeners pernah nggak sih, menemukan benda-benda yang sebenarnya sudah tidak berguna, tapi rasanya berat banget buat dibuang? 

Kebiasaan menyimpan benda-benda ini ternyata cukup umum. Hubungan seseorang dengan suatu benda dapat terbentuk karena rasa nyaman atau kenangan. Maka dari itu, semakin dalam keterikatan emosional seseorang terhadap sebuah benda, semakin sulit benda tersebut untuk dilepaskan. Misalnya, tiket-tiket konser atau perjalanan, atau bahkan kartu ujian.

Jika dipikir-pikir, sebenarnya benda-benda tersebut sudah tidak memiliki fungsi. Tetapi entah mengapa, banyak dari kita yang tetap memilih untuk menyimpannya. Bagi sebagian orang, benda-benda tersebut punya cerita yang jauh lebih bermakna daripada bentuknya itu sendiri. Karena benda yang terlihat sederhana bagi orang lain belum tentu sesederhana itu di mata sebagian lainnya.

Salah satu benda yang sering disimpan ialah tiket, seperti tiket bioskop, tiket konser, bahkan tiket perjalanan yang fungsinya hanya bersifat sementara. Akan tetapi, pada beberapa orang, tiket justru memiliki nilai yang lebih dari sekedar selembar kertas. Ketika tiket tersebut disimpan, hal itu bisa menjadi pengingat terhadap pengalaman yang pernah dirasakan.

Pemandangan dilihat dari pesawat (Sumber : unsplash.com)

Misalnya, tiket konser pertama kali dapat mengingatkan seseorang pada rasa antusiasnya. Begitu pula dengan tiket bioskop yang mungkin mengingatkan pada perasaan atau suasana menonton pertama kalinya. Bahkan, tiket perjalanan seperti tiket pesawat dapat terasa lebih emosional karena mengingatkan pada sebuah perjalanan penting, seperti pertama kali pergi ke negara lain. Melihat kembali tiket tersebut bisa saja menimbulkan flashback perasaan gugup hingga pengalaman baru yang didapat.

Selain tiket, hal yang sama bisa terjadi ke satu benda yang dapat mengingatkan pada suatu fase kehidupan, yaitu kartu ujian.

Lembar kertas ujian (sumber : unsplash.com)

Saat masih duduk di bangku sekolah, kartu ujian hanya dianggap sebagai alat yang perlu dibawa sebagai syarat mengikuti ujian. Meskipun demikian, beberapa tahun setelahnya kartu ujian bisa menjadi rekam jejak bahwasanya seseorang pernah menginjakkan kaki pada fase kehidupan tersebut.

Dapat disebutkan bahwa benda-benda kecil yang disimpan di sini bermakna seperti album kenangan yang dapat mempertahankan momen-momen berharga. Jika foto menyimpan kenangan dalam bentuk gambar, benda-benda seperti tiket dan kartu ujian menyimpan kenangan melalui pengalaman di dalamnya.

Namun, tentu saja menyimpan benda-benda kecil tersebut bukan berarti kita harus menyimpan semuanya. Ada kalanya diperlukan untuk memilah-milah benda mana yang memiliki makna sentimental dan benda yang hanya menjadi tumpukan tanpa makna. Beberapa benda mungkin memang memiliki kenangan tertentu, tetapi ada juga benda yang disimpan karena sudah terbiasa menyimpan benda-benda tersebut.

Memilah benda bukan berarti menghilangkan kenangan yang ada, kok, Smart Listeners. Oleh karena itu, menyimpan benda sebaiknya dilakukan dengan bijak dan bukan hanya sekadar sulit untuk melepaskannya.

Jadi, benda apa sih yang Smart Listeners  simpan sampai sekarang karena masih punya ceritanya sendiri?

Penulis: Nazmah Aliya Rahmah
Editor: Najwa Asyilah Aliaputri

22 Agustus 2026

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *