Siapa yang tak kenal pembalap Formula One asal Italia, Andrea Kimi Antonelli? Pembalap berusia 19 tahun tersebut berhasil mencetak sejarah sebagai pemimpin klasemen termuda setelah kemenangannya di Formula One GP Jepang di sirkuit Suzuka pada Minggu, 29 Maret 2026. 

Formula One GP, atau yang biasa disebut F1, adalah puncak tertinggi dari balap mobil yang telah ada sejak tahun 1950. Hal tersebut membuat Formula One bukan hanya sekadar olahraga,  tetapi juga pencapaian gemilang bagi para pemenangnya. Formula One sudah menjadi saksi perkembangan sejarah olahraga otomotif yang menarik penggemar dari berbagai negara. Kelas olahraga ini terdiri dari 22 pembalap dengan usia minimum 18 tahun. Mobil yang digunakan dalam Formula One berkapasitas 1.600 cc dan dapat melaju hingga 350-370 km/jam.

Selebrasi Kimi Antonelli setelah mencapai garis finish di Suzuka GP 2026. (sumber: X/@amgmotorsport)

Awalnya, Antonelli memulai balapan tersebut dengan pole position lho, Smart Listeners! Pole position menguntungkan pembalap karena merupakan posisi start terdepan. Namun, rookie Mercedes ini turun ke posisi 6 karena awalan yang lambat. Di tengah balapan, Antonelli mendapat kesempatan dengan kemunculan safety car, mobil khusus yang mengontrol kecepatan mobil balap di lintasan demi menjaga keselamatan para pembalap. Munculnya safety car dikarenakan Oliver Bearman kehilangan kendali atas mobilnya dan mengalami kecelakaan di Spoon Curve, salah satu tikungan paling terkenal dan menantang. Melalui peristiwa tersebut, Antonelli dapat melakukan pit stop, pemberhentian sementara kendaraan untuk melakukan pemeliharaan teknis secara cepat, dan mendahului Oscar Piastri yang sebelumnya berada di posisi pertama. Antonelli menyelesaikan balapan 13,7 detik lebih cepat daripada Piastri. 

Sebelumnya, Antonelli juga memenangkan GP Tiongkok yang diselenggarakan pada hari Minggu, 15 Maret 2026. Atas kedua prestasi tersebut, Antonelli meraih 72 poin dan menggeser George Russel, rekan satu timnya di Mercedes, sebagai pemuncak klasemen sementara Formula One musim ini. 

Posisinya saat ini yang menjadi pemimpin klasemen termuda telah menggantikan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Lewis Hamilton pada tahun 2007 saat berusia 23 tahun. 

Kimi Antonelli ketika memenangkan Rok Cup International Final 2018 (sumber: tkart.it)

Perjalanan Kimi Antonelli sebelum menjadi pemimpin klasemen Formula One dimulai sejak usia dini. Pemuda asal Italia ini memulai karirnya sebagai pembalap dengan bergabung dengan tim karting saat umur 7 tahun. Jauh setelah  itu, Antonelli masuk ke dalam Mercedes melalui Junior Program pada 2019. Adapun debutnya di ajang balap mobil tunggal terjadi pada tahun 2021 di mana Antonelli berkompetisi di kejuaraan Formula Four Italia dan Trofi Kejuaraan Formula Four UAE. Mulai dari sini, prestasi-prestasi miliknya mulai dikenal.

Sebelum sampai pada titik ini, Kimi Antonelli sudah lebih dulu meniti karirnya menjadi pembalap termuda ketiga setelah Max Verstappen dan Lance Stroll pada debutnya di Melbourne. Tak hanya itu, Ia juga berhasil mencetak poin di Formula One sebagai pembalap tercepat kedua pada tahun 2025. Ia berhasil menunjukkan kemampuannya di GP Tiongkok 2026 dengan memperoleh hat trick, pencapaian dominan yang terdiri dari pole position, putaran tercepat, dan memenangkan balapan. 

Dalam wawancaranya, Antonelli mengungkapkan bahwa ia akan menikmati kemenangannya sekaligus terus bekerja keras untuk mempersiapkan ajang berikutnya yang dilaksanakan beberapa minggu mendatang.

Penulis: Erfita Adelia

Editor: Belva Beryllna Farza


30 Maret 2026

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *