Smart Listeners, siapa yang pernah tertarik pada karakter fiksi?

Ternyata pada tahun 2018, ada seorang pria Jepang bernama Akihiko Kondo yang secara tidak resmi menikah dengan karakter fiksi hologram bernama Hatsune Miku. Dirinya bahkan rela mengeluarkan Rp288.000.000,00 untuk menggelar upacara pernikahan di dalam perangkat Gatebox. Masih dari negara yang sama, wanita bernama Yurina Noguchi juga mendapat perhatian publik setelah menikahi pasangan kecerdasan buatan pada 2025 lalu. 

Smart Listeners, tahu nggak sih apa yang terjadi sama mereka?

Hal yang dilakukan Akihiko dan Yurina merupakan suatu kecenderungan emosional yang dapat dikenal dengan fictophilia. Fictophilia adalah istilah bagi seseorang yang memiliki keterikatan emosional yang intens terhadap karakter fiksi, yang terkadang juga bisa bersifat romantis maupun seksual.

Akihiko Kondo Bersama Hatsune Miku (Sumber: depok.inews.id)

Fictophilia tergolong ke dalam kelekatan parasosial, yaitu ikatan emosional sepihak yang terbentuk antara seseorang dengan karakter fiksi maupun figur publik di dunia nyata. Seseorang dengan kelekatan parasosial dapat merasa dekat dan mengenal karakter fiksi secara personal. Hal itu dapat muncul ketika dirinya terus-menerus mengonsumsi media yang berkaitan dengan karakter fiksi tersebut. Rasa kedekatan itu perlahan-lahan dapat berkembang menjadi perasaan romantis yang nyata.

Secara umum, mengagumi karakter fiksi adalah hal yang lumrah dan dialami oleh banyak orang sebagai sarana hiburan. Penelitian dari Frontiers in Psychology dan panduan klinis Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) menyatakan bahwa fictophilia bukan sebuah gangguan mental selama ada kesadaran bahwa karakter tersebut tidak nyata dan kondisi tidak mengganggu aktivitas atau hubungan sosialnya di dunia nyata.

Lantas, apakah spektrum fictophilia dapat mengubah pandangan seseorang terhadap hubungan romantis di dunia nyata?

Menurut jurnal Fictosexuality, Fictoromance, and Fictophilia: A Qualitative Study of Love and Desire for Fictional Characters, fictophilia dapat menaikkan standar atau ekspektasi terhadap pasangan nyata. Dalam jurnal tersebut ditemukan bahwa banyak orang memandang karakter fiksi sebagai sosok yang lebih menarik dan lebih ideal daripada manusia nyata. Disebutkan pula bahwa kondisi ini dapat memicu hubungan nyata akan terasa kurang memuaskan. Fictophile (orang yang mengalami fictophilia) merasa bahwa kebutuhan afeksi dan kedekatan emosional dapat sebagian terpenuhi melalui keterikatan pada karakter fiksi.

Orang Mengonsumsi Media yang Menghadirkan Karakter Fiksi  (Sumber: themodernmatchmaker.com)

Salah satu informan dalam penelitian menyatakan pengalamannya dalam pengaruh keterikatan emosional dengan karakter fiksi. Informan merasa bingung dan khawatir karena meskipun ia memiliki hubungan yang bahagia dengan pacarnya di dunia nyata, ketertarikannya pada karakter fiksi secara emosional lebih kuat. 

Karakter fiksi membuatnya merasakan perasaan berdebar dan antusias. Sebaliknya, ia tidak lagi merasakan perasaan yang sama dengan pacarnya. Pada akhirnya, ia menyampaikan keresahannya kepada peneliti karena merasa kesulitan membicarakan pengalaman tersebut kepada orang lain. Ia mempertanyakan mengapa karakter fiksi dapat memunculkan respons emosional yang begitu kuat bahkan ketika sedang menjalani hubungan yang bahagia di dunia nyata.

Secara keseluruhan, fictophilia bisa memengaruhi pandangan seseorang terhadap hubungan di dunia nyata. Namun, pengaruh dari kondisi ini kembali lagi kepada masing-masing orang. Fictophilia baru menjadi masalah apabila hubungan dengan karakter fiksi dapat menjauhkan seseorang dari realitas dan menggantikan partisipasi sosial.

Dunia fiksi memang bisa menghadirkan cerita dan karakter yang menarik. Namun, dunia nyata juga punya banyak cerita yang menunggu untuk dijalani. Nah, mungkin bukan soal memilih salah satu, tapi bagaimana bisa menempatkan keduanya dengan bijak.

Penulis: Erfita Adelia
Editor: Najwa Asyilah Aliaputri

6 Juni 2026

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *