Smart Listeners! Aroma kejayaan kembali menyeruak dari cabang olahraga Taekwondo yang sukses mengangkat nama bangsa di kancah internasional. Kabar penuh kebanggaan ini dibawa oleh Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas) Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), di bawah komando Ketua Umum Letjen TNI Richard Tampubolon.

Mereka tampil gagah di ajang British Taekwondo International Open 2026 level G-1 (Grade 1), sebuah arena bergengsi yang menjadi gerbang awal menuju puncak turnamen internasional World Taekwondo (WT). Ajang ini bukan sekadar pertandingan, melainkan panggung bergengsi yang menghadiahkan poin ranking dunia. Poin tersebut menjadi langkah penting untuk menaikkan peringkat dunia dan membuka peluang tampil di kejuaraan besar selanjutnya.

Kejuaraan bergengsi level G-1 (WT) ini menjadi ajang pembuktian bagi para atlet muda tanah air yang berani menantang negara-negara raksasa seperti Amerika Serikat, Jerman, Italia, Bulgaria, hingga Maroko. Di tengah kepungan para gladiator dunia, atlet Indonesia tak hanya berburu podium, tetapi juga mengumpulkan poin peringkat yang sangat krusial.

Kemenangan Atlet Taekwondo dari Gelanggang Taekwondo Indonesia. (dari kiri) M. Raihan Fadhila, M. Bassam Raihan, Ni Kadek Heni, dan Aziz Tumakaka (Sumber Foto:PBTI)


Dari gelanggang megah di National Cycling Centre, Manchester, pada 25—26 April 2026, Merah Putih berkibar dengan gagah setelah berhasil membawa pulang empat medali. Satu medali emas diraih M. Bassam Raihan di kelas -63 kg, sementara tiga medali perunggu dipersembahkan oleh Ni Kadek Heni (-46 kg), Aziz Tumakaka (-54 kg), dan M. Raihan Fadhila (-80 kg).

Sorak kemenangan bergema ketika lagu Indonesia Raya mengalun di arena internasional, menandai kejayaan yang membanggakan bagi bangsa. Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menegaskan bahwa kemenangan Bassam adalah bukti nyata semangat juang yang tak tergoyahkan.

Ketua Umum PBTI, Letjen TNI Richard Tampubolon, menambahkan bahwa ajang G-1 (WT) ini bukan sekadar pertandingan, melainkan gerbang untuk mengumpulkan poin dunia sebagai langkah menuju kualifikasi kejuaraan besar. Partisipasi di Inggris juga menjadi bagian dari rangkaian try out internasional yang diproyeksikan sebagai pemanasan menuju kualifikasi Asian Games 2026 di Aichi, Nagoya.

Dengan hasil ini, PBTI semakin yakin dan optimis bahwa para atlet pelatnas tak hanya menjadi juara di satu kesempatan, tetapi juga siap untuk melesat lebih tinggi dan mengukir prestasinya di panggung internasional berikutnya. Seluruh kemenangan tentu tak lepas dari dorongan para pelatih dan dukungan dari berbagai cabang olahraga lainnya. Capaian tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk prestasi yang lebih konsisten di tingkat dunia. Terus dukung perjuangan mereka, Smart Listeners!

Penulis: Amandita

Editor: Belva Beryllna Farza

28 April 2026

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *