Smart Listeners pernah nggak sih? Merasa baik-baik saja, namun saat memutar lagu galau, justru diputar on repeat sepanjang hari.  Ketika mengerjakan tugas, merapikan rumah, memasak, dalam perjalanan pulang, atau bahkan sekadar melamun di kamar. Tenang, Smart Listeners nggak sendiri, kok! Kalau dipikir-pikir, fenomena ini cukup menarik. 

Dulu, lagu galau identik dengan patah hati dan perasaan sedih lainnya. Di masa kini, fungsi lagu galau sudah bergeser.  Tidak hanya melambangkan patah hati, lagu galau juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan teman yang menemani di setiap kegiatan, lho. Kalau diulik lebih dalam dari sisi psikologi dan gaya hidup, ternyata ada alasan mengapa nada-nada mellow justru membuat pendengarnya merasa nyaman.

  1. Kekuatan emosi yang membuat banyak orang merasa terhubung dengan isinya

Salah satu hal yang membuat lagu galau diminati adalah karena isinya yang membuat orang-orang merasa terhubung dengan pesan yang dalam dan jujur. Musik mellow memiliki cara unik dalam menyampaikan pesan-pesan emosional yang seringkali sulit diungkapkan lewat percakapan sehari-hari. Contohnya ada dalam lagu “Happiness” oleh Rex Orange County. Melalui penggalan lirik “But will you still love me when nobody wants me around?”, kekhawatiran tentang cinta dan penerimaan disampaikan sebagai emosi yang sifatnya umum dan wajar dialami oleh manusia. 

Seseorang yang merasa kesepian (Sumber : Unsplash.com)
  1. Mengurangi rasa kesepian karena merasa dipahami

Selain mampu menyampaikan emosi, lagu galau seringkali menjadi ‘teman’ bagi para pendengarnya yang merasa sendiri. Ketika makna lagu dapat menggambarkan perasaan serupa dengan pengalaman pendengar, maka muncul rasa keterhubungan yang membuat pendengar merasa dipahami.

Seperti dalam lagu “Evaluasi” oleh Hindia yang menyampaikan tentang perjuangan untuk bertahan di tengah banyaknya tekanan dalam kehidupan. Lirik-liriknya menggambarkan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. Lagu ini dapat menggambarkan pengalaman banyak orang yang sedang atau pernah berada di masa sulit, sehingga rasa kesepian dapat berkurang.

  1. Mengelola perasaan yang menumpuk

Pada kenyataannya, lagu galau tidak selalu membuat seseorang larut dalam kesedihan, melainkan mereka bisa mengenali bahkan melepas perasaan yang selama ini dipendam. Di tengah aktivitas sehari-hari yang padat bahkan sampai menuntut semuanya berjalan sempurna, di sinilah musik mengambil peran untuk menjadi media ketika seseorang sulit untuk mengungkapkan rasa emosionalnya. 

Berbagai emosi yang hadir (Sumber : Unsplash.com)

Intinya, ketertarikan terhadap lagu galau bukan hanya karena liriknya yang menyedihkan, lho, Smart Listeners. Melainkan, lagu-lagu tersebut dapat membantu pendengar memahami emosi yang dirasa. Selama dinikmati dengan cara yang sehat, mendengar lagu galau bukanlah suatu hal yang perlu dianggap negatif. Nah, biar energi Smart Listeners tetap terjaga, pastikan untuk seimbangkan playlist atau lagu yang diputar, ya!

Kalau menurut Smart Listeners, lagu galau hanya untuk didengar ketika sedang sedih atau salah satu cara untuk mengenali perasaan juga, nih? Share tanggapan nya di kolom komentar, ya!

Penulis : Nazmah Aliya Rahmah
Editor : Najwa Asyilah Aliaputri

8 Agustus 2026

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *