Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Atma Jaya Yogyakarta kembali menggelar agenda tahunan yang paling dinanti, yakni Konser “PECCATOR” pada Sabtu (13/06/2026). Mengangkat tajuk yang mendalam dan penuh makna, “Peccator: From the First Fall”, konser kali ini menjadi panggung sambutan hangat bagi para mahasiswa baru yang resmi bergabung menjadi bagian dari keluarga besar PSM UAJY.

Di balik kemegahan dan kelancaran acara yang berlangsung malam ini, ada proses panjang dan perjuangan emosional yang dilalui oleh seluruh tim. Hal ini diungkapkan langsung oleh Caecilia Devina Putri, salah satu Staff Acara yang bertugas dalam kepanitiaan konser tersebut.

Wakil Rektor III UAJY, Ir. Yosef Daryanto, S.T., M.Sc., Ph.D, turut menyampaikan rasa bangganya atas kedisiplinan dan pengorbanan para newcomers PSM UAJY. Secara personal, Yosef melihat adanya optimisme dan aura prestasi yang kuat dari penampilan mereka. Baginya, semua itu adalah buah manis dari kesiapan matang para anggota yang telah merelakan banyak hal, termasuk waktu studi, hiburan, dan kebersamaan dengan keluarga demi memberikan yang terbaik di atas panggung.

Perjalanan menuju panggung malam ini bukanlah hal yang instan. Devina menceritakan bahwa para anggota baru telah digembleng melalui proses latihan intensif yang memakan waktu berbulan-bulan. “Kita berdinamika cukup lama, dari bulan November sampai hari ini. Banyak hal yang kita pelajari bersama. Kami harus sabar melatih mereka sampai akhirnya bisa tampil seperti sekarang,” ungkap Devina.

Selama berbulan-bulan itu pula, dinamika kelompok terasa sangat kental. Air mata, tawa, dan rasa lelah menjadi makanan sehari-hari bagi 47 anggota baru yang bertahan dan sukses memberikan penampilan maksimal mereka di atas panggung. Kerja keras dan keteguhan hati para newcomers inilah yang menjadi motor utama kesuksesan konser.

Melalui perpaduan suara Sopran, Alto, Tenor, dan Bass, 47 penyanyi newcomers PSM UAJY berhasil menghidupkan dan menyampaikan pesan mendalam dari setiap bait nada yang dinyanyikan. (13/06/2026).

Pemilihan tema konser setiap tahunnya selalu menyuguhkan sesuatu yang segar dan berbeda. Untuk tahun ini, tema “Peccator: From the First Fall” dipilih bukan tanpa alasan. Devina menjelaskan bahwa penentuan tema ini merupakan hasil arahan dari pelatih dan kesepakatan bersama.

Kata Peccator sendiri membawa pesan teologis dan reflektif yang kuat. Penampilan malam ini secara khusus mengisahkan tentang perjalanan Adam dan Hawa, mulai dari proses penciptaan manusia oleh Sang Pencipta, hingga momen krusial ketika mereka jatuh ke dalam dosa akibat melanggar perintah-Nya. Pelantunan berbagai lagu yang sesuai dengan drama yang ditampilkan menjadi sebuah bentuk kemagisan yang tak terlewat. Meliputi pembawaan lagu dari yang berjudul City Called Heaven, Daemon Irrepit Callidus, How Great Thou Art, Bury a Friend, The Gift of Love, Pal So Seong, Bole Chudiyan, Forbidden Fruit, SuaraMu Kudengar X Tenanglah Kini Hatiku, The Majesty and Glory of Your Name dan Spirit of PSM ATMA UAJY. 

Melihat kesuksesan penampilan malam ini, Devina menaruh harapan besar kepada para anggota baru maupun untuk keberlanjutan organisasi PSM UAJY ke depannya. Ia berharap penampilan ini bisa menjadi langkah awal yang baik bagi para newcomers untuk terus memberikan yang terbaik di setiap kesempatan.

“Semoga kedepannya mereka bisa selalu menampilkan yang terbaik dan maksimal dalam melakukan semua hal,” harapnya.

Selain itu, melalui suguhan seni yang apik ini, Devina juga berharap masyarakat luas dan para pembaca dapat lebih mengenal PSM UAJY. “Semoga para penonton dan pembaca tertarik untuk melihat konser-konser kita selanjutnya, dan semoga banyak juga yang tertarik untuk bergabung menjadi bagian dari PSM UAJY,” tutup Devina dengan senyum optimis.

Penulis: Amandita
Editor: As Syifa Dzihni Nafisa

16 Juni 2026

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *